c

I'll see you soon then
The language of friendship is not words but meanings.
-Henry David Thoreau


#latepost (at Dufan)

The language of friendship is not words but meanings.
-Henry David Thoreau


#latepost (at Dufan)

I love you adik ayasss🌸

I love you adik ayasss🌸

Anda dan aku

Anda dan aku itu ceritanya pasanngan katanya. Mereka ketemu secara ga sengaja di satu tempat. Suatu hari, anda dan aku janjian karna ada satu urusan. Awalnya, anda dan aku cuma temen biasa karna aku tau kalo anda ini punya pacar.
Tapi apa mau dikata, karna perasaan memang dateng dengan sendirinya, pacaranlah si anda sm si aku.
Sebulan berjalan selayaknya orang pacaran, sampe pada suatu hari anda menghilang ga tau kemana. Ga ada kabarnya.
Kejadian itu berlangsung selama kursng lebih 2hari.
Aku ga tau sebenernya anda ini kenapa, dan aku cuma bisa berdoa sm tuhan kalo aku minta di kasih petunjuk, karna feeling aku memang lumayan.
Dan bener, anda memiliki hubungan dengan seorang wanita, panggil aja namanya dia.
Dia ini ternyata “mantan” anda katanya. Dia menghubungi aku dan bilang kalo dia dan anda baru saja pergi bersama dan “kembali” menjalin hubungan.
Aku di posisi serba salah ini mungkin karna shock ga bisa lagi ngomong apa2 sampe akhirnya aku memutuskan untuk berpisah dengan anda karna aku ga mau ganggu hubungan orang dan sebelum rasa sayang aku ke anda semakin besar.
Singkat cerita, aku dan anda ga jadi putus, karna anda lebih memilih aku “katanya”. Tapi lagi2 aku ngeliat kalo anda “chat” sama dia.
Entah harus gimana lagi aku ngelawan rasa kecewa yang udah campur aduk sama rasa sedih dan lain lain.
Aku mencoba buat bertahan karna aku janji ga akan ningglain anda dalam kondisi apapun, tapi makin kesini aku jadi semakin uring2an karna sikap anda yang kaya setengah2 pacaran sama aku.
Makin jarang ngabarin, bales chat seadanya, ketemu juga udah jarang.
Sebenernya aku jg ga mau curiga sama anda, tapi anda bersikap seolah ingin di curigai.
Aku gaham kalo akhir2 ini aku memang sering marah2 sama anda dan selalu berfikiran negatif ke anda, tapi seharusnya sebagai pasangan kalo anda memang sayang sama aku, anda ga akan melakukan hal itu.
Sampai akhirnya aku merasa di posisi yang “sulit” karena sayang dan ga tahan sama situasi ini.
Akhirnya, aku memutuskan untuk berpisah sama anda dan anda meng iya kan.
Padahal, dalam kondisi apapun aku mencoba selalu memprioritaskan anda dalam segala hal. Bukan masalah materi karna aku ga butuh itu. Tapi mungkin selayaknya orang pacaran, aku kadan cuma ingin dimanja/diperlakukan selayaknya seorang pacar.
Bahkan, dipublikasikan pun tidak. Mungkin iya tapi kadang perkataan dan perilaku anda membuat aku menjadi tak yakin.
Aku has diserve everything or anything for anda, but that’s still not enough in anda’s eyes.
Aku tau bahwa banyak orang di sekeliling anda / bahkan saudara dan teman dekat anda ga suka sama aku.
Bermuka dua atau karna menghargai anda? Aku sampe sekarangpun ga abis pikir kenapa anda bisa bersikap seperti itu.
Bahkan mungkin sampe detik ini, aku masih “berdiri” di tempat yang sama tapi dengan “cara” yang berbeda.

Sedih itu ketika lo tau keadaan yang lo mau ga sesuai sama kenyataannya.
Ketika semua yang lo pikir bisa berubah malah balik jadi bumerang yang nyerang si pelempar.
Ketika lo memaksakan sesuatu padahal lo tau lo udh ga kuat lagi.
Ketika lo masih mengharapkan seseorang yang bahkan ga mau tau soal itu.
Ketika kebaikan lo cuma dipandang sebelah mata.
Ketika semua yang udah lo lakuin terkesan ga ada artinya.
Dan ketika lo, masih berdiri ditempat yang sama, dengan rasa yang ga pernah berubah, tapi harapan ga sesuai sama kenyataan.